Categories
Uncategorized

Brasil dipaksa bermain 1-1 dan Neymar cedera lagi

Tim nasional Brasil dipaksa bermain imbang 1-1 melawan Nigeria dalam pertandingan uji coba bertajuk "Tur Global" pada Minggu (13/10) malam.

Bermain di Stadion Nasional Singapura, Brasil harus kehilangan Neymar di menit-menit awal karena bintang PSG itu diindikasikan mengalami cedera di paha kiri yang harus ditarik keluar pada menit ke-12, dengan tempatnya kemudian digantikan oleh Philippe Coutinho.

Baca Juga Hasil Pertandingan Lengkap Setiap Hari Klik Di Sini

Kepergian Neymar membuat Brasil sedikit lemas, bahkan mereka diserang beberapa kali oleh Nigeria di bawah arahan Gernot Rohr. Dari sekian banyak peluang di babak pertama, hanya satu yang bisa dimaksimalkan, yaitu ketika Joe Aribo menusuk ke dalam kotak penalti untuk menipu Ederson dari jarak dekat.

Gol Aribo bermula dari pengawalan yang ceroboh di kotak penalti Brasil, karena mereka tidak gesit mengantisipasi umpan yang ditarik Moses Simon dari sektor kiri.

Meski begitu, Brasil bisa diratakan di awal babak kedua saat permainan mereka membaik. Casemiro adalah orang yang mencatatkan namanya di papan skor setelah menendang bola Marquinhos menendang rebound pada tiang.

Tujuannya adalah yang ketiga dalam karir Casemiro untuk Brasil, dengan yang pertama dicetak melawan Peru di Copa America musim panas lalu, dan ketika mereka mengalahkan Kolombia 1-0, semuanya terjadi pada 2019.

Setelah skor kembali, Brasil tampaknya memiliki kontrol permainan. Tujuan lawan mereka berulang kali menyerang, tetapi lini belakang Nigeria yang tangguh yang dimainkan oleh Willian Troost-Ekong dan Semi Ajayi terlalu sulit bagi mereka untuk ditembus.

Peluang yang dimiliki oleh pemain pengganti seperti Richarlison ke Gabriel Barbosa juga tidak mampu menjebol gawang negara asal Afrika, dan mereka harus puas menerima skor sekuat 1-1.

Ini adalah kedua kalinya secara beruntun Brasil bermain imbang 1-1 di Singapura, setelah sebelumnya bertemu Senegal pada pertengahan pekan.

Ikuti Semua Akun Media Sosial Urbangoal.ID
Facebook: https://www.facebook.com/Urbangoal.ID
Twitter: https://twitter.com/UrbangoalI
Instagram: https://www.instagram.com/urbangoal.id/

Informasi yang terkandung di situs web Urbangoal.ID hanya untuk tujuan umum. Informasi ini disediakan oleh Urbangoal.ID dan kami selalu berusaha untuk menjaga informasi tetap terbaru dan benar.

Kami tidak membuat pernyataan atau jaminan dalam bentuk apa pun, tersurat maupun tersirat, mengenai keakuratan kelengkapan, kesesuaian, atau ketersediaan ke situs web atau informasi, produk, layanan, atau gambar terkait yang terkandung di situs web ini untuk tujuan apa pun.

Dari Situs Kami, Anda dapat mengunjungi situs web lain dengan mengklik tautan permanen di situs.

Pos Brasil Dipaksa Bermain Seri 1-1 dan Neymar Injury Lagi muncul pertama kali di Berita, Jadwal Bola Malam, Hasil & Prediksi Bola.

Categories
Uncategorized

Tim nasional Indonesia U-22 menderita kekalahan lagi

Indonesia U-22 Tim nasional Indonesia mengalami kekalahan dalam pertandingan kedua mereka di Turnamen Sepak Bola Internasional Chongqing 2019. Kali ini, mereka harus mengakui keunggulan Jordan U-22 dengan skor tipis 1-0, dalam pertandingan yang diadakan di Stadion Wanzhou, Chongqing, Minggu (Minggu) 10/13) malam.

Kedua tim menerapkan permainan terbuka sejak menit awal pertandingan. Beberapa peluang berhasil dibuat.

Baca Juga Hasil Pertandingan Lengkap Setiap Hari Klik Di Sini

Salah satunya didapat Egy Maulana Vikri pada menit ketujuh. Akselerasi dari sisi kiri yang diakhiri dengan tendangan melengkung, masih membentur bek Jordan.

Jordan juga tidak tinggal diam. Mereka mengancam melalui skema tendangan sudut yang diakhiri dengan sundulan, tetapi masih melenceng dari gawang Indonesia.

Serangan demi serangan yang dilakukan oleh Jordan mulai menunjukkan perkembangan positif, beberapa kali punggung Pemuda Garuda harus bekerja keras untuk mematahkan setiap serangan tim lawan.

Tim nasional Indonesia kembali mendapat peluang melalui Witan Sulaeman, tetapi tendangannya yang menyambut umpan tarik Egy Maulana Vikri masih melambung di atas gawang Jordan.

Jordan juga menghasilkan beberapa peluang lagi, tetapi itu terus menemui jalan buntu. Hingga babak pertama berakhir, skor masih imbang tanpa gol.

Memasuki babak kedua, Indonesia, yang melakukan beberapa perubahan pada para pemain, berusaha tampil menekan terlebih dahulu. Namun itu masih bisa diredam oleh pemain-pemain Yordania.

Hingga akhirnya, Jordan berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-48, melalui gol dari pemain pengganti Yazan Al Naimat melalui tendangan keras yang memanfaatkan bola liar di kotak penalti.

Tertinggal satu gol, para pemain Indonesia berusaha bangkit. Namun para pemain Yordania juga tidak mengendurkan serangan mereka.

Serangan dari sisi sayap masih menjadi andalan skuad Indra Sjafri. Beberapa kali kombinasi Egy dan Asnawi Mangkualam Bahar di sisi kanan dapat menyulitkan garis pertahanan Jordan.

Serangan pembelian dan penjualan berlanjut antara kedua tim. Peluang diperoleh oleh Indonesia melalui tendangan bebas tepat di luar kotak penalti. Namun, bola yang ditendang oleh Syahrian Abimanyu masih membentur pagar kehidupan pemain Yordania itu.

Di sisa waktu yang ada, Indonesia terus berupaya mengejar ketinggalan. Namun hingga pertandingan berakhir, masih belum bisa mencetak gol.

Indonesia masih menyisakan satu pertandingan lagi di ajang ini. Dalam pertandingan final, mereka akan menghadapi Arab Saudi, 15 Oktober.

Ikuti Semua Akun Media Sosial Urbangoal.ID
Facebook: https://www.facebook.com/Urbangoal.ID
Twitter: https://twitter.com/UrbangoalI
Instagram: https://www.instagram.com/urbangoal.id/

Informasi yang terkandung di situs web Urbangoal.ID hanya untuk tujuan umum. Informasi ini disediakan oleh Urbangoal.ID dan kami selalu berusaha untuk menjaga informasi tetap terbaru dan benar.

Kami tidak membuat pernyataan atau jaminan dalam bentuk apa pun, tersurat maupun tersirat, mengenai keakuratan kelengkapan, kesesuaian, atau ketersediaan ke situs web atau informasi, produk, layanan, atau gambar terkait yang terkandung di situs web ini untuk tujuan apa pun.

Dari Situs Kami, Anda dapat mengunjungi situs web lain dengan mengklik tautan permanen di situs.

Pos Tim Nasional Indonesia U-22 Menderita kekalahan muncul pertama di Berita, Jadwal Bola Malam ini, hasil & Prediksi Bola.

Categories
Uncategorized

Satu Langkah Lagi Untuk Bali United Menang Gelar Pertama

Selangkah Lagi Untuk Bali United Memenangkan Gelar Pertama – Bali United akhirnya menang lagi di minggu ke-29 Liga 1 2019. Dalam pertandingan yang diadakan di Stadion I Wayan Dipta, Kamis (28/11) malam, Serdadu Tridatu berhasil mempermalukan Persib Bandung dengan skor 3-2.

Dengan hasil ini, Bali United semakin kuat di puncak klasemen dengan koleksi 60 poin. Jarak mereka cukup jauh dari Borneo FC di tempat kedua. Dalam 5 minggu tersisa, Bali hanya perlu 1 poin tambahan untuk memastikan dirinya sebagai raja di Liga 1 2019.

Memiliki Kesulitan Menang

Berjuang melawan Persib Bandung di depan publik sendiri tentu saja merupakan tantangan berat bagi Bali United. Terlebih lagi, mereka diharuskan menang oleh pendukung. Wajar jika pendukung Bali United menginginkan kemenangan di pertandingan. Sebab, dari 5 pertandingan sebelumnya klub berjuluk Serdadu Tridatu itu gagal meraih 3 poin.

Menurunkan seluruh skuat terbaiknya, Bali United tampil percaya diri di depan pendukung mereka sendiri. Namun, Persib justru unggul di menit tambahan babak pertama. Kim Kurniawan berhasil memanfaatkan gejolak di mulut gawang Bali United.

Di babak kedua, permainan kedua tim lebih terbuka dengan satu sama lain menyerang gawang lawan. Pada menit ke-56, Supardi Nasir, yang berniat memblokir bola dengan sundulannya, sebenarnya mengubah arah bola menjadi gawangnya sendiri. Namun, empat menit kemudian Frets Butuan kembali membawa Persib unggul 2-1.

Menjelang akhir pertandingan, 2 gol dari Ilija Spasojevic dan Steffano Lilypaly berhasil membalikkan keadaan. Bali United mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-2 atas Persib Bandung.

Hasil ini adalah kabar baik bagi para pendukung Serdadu Tridatu. Selain mengakhiri kekeringan kemenangan, hasil ini juga membawa Bali lebih dekat ke gelar Liga 1 yang sudah di depan mata. Dengan koleksi 60 poin, Bali hanya membutuhkan 1 poin tambahan pada minggu berikutnya untuk memastikan gelar Liga 1 2019.

Pekerjaan profesional

Keberhasilan Bali United dalam mendominasi League 1 musim ini tidak lepas dari kerja keras semua elemen di dalamnya. Pemain dan pelatih tentu saja merupakan elemen penting yang menentukan kesuksesan tim. di Bali United, para pemain mampu tampil gemilang di bawah arahan Teco.

Spaso adalah yang paling bersinar. Berfungsi sebagai penyerang tunggal, kehadirannya selalu menjadi momok yang menakutkan bagi para pemain bertahan lawan. Spaso kini telah mengoleksi 13 gol dalam 27 penampilan untuk Serdadu Tridatu.

Pelatih Bali United, Teco, juga berhasil memberikan arahan yang baik kepada anak-anak asuhnya. Jika ia berhasil membawa juara Bali, ini adalah trofi Liga 1 yang ia menangi secara beruntun dengan 2 klub berbeda.

Selain itu, manajemen Bali United harus dipuji karena profesionalisme mereka dalam menangani klub musim ini. Di bawah kepemimpinan Yabes Tanuri, Manajemen Bali United tidak hanya mempersiapkan tim dari sudut pandang teknis. Dari sisi non-teknis, mereka bekerja dengan baik. Bali United sekarang satu-satunya klub liga Indonesia di mana saham klub dapat dimiliki oleh masyarakat umum.

Gelar Utama Pertama

Bali United sekarang menempati peringkat pertama di papan 1 Liga 2019. Mereka unggul 15 poin dari tim yang berada di peringkat kedua, Borneo FC. Sementara kompetisi League 1 saat ini hanya memiliki 5 minggu lagi. itu artinya, Bali hanya perlu 1 poin tambahan untuk memastikan diri mereka keluar sebagai juara. Bali hanya butuh undian saat mengunjungi markas Semen Padang, Senin (2/12).

Jika Anda berhasil menang, ini adalah gelar utama pertama untuk klub dari Pulau Dewata. Sejak mengakuisisi saham Persisam Putra Samarinda pada awal 2015, Bali United tidak pernah sekalipun memenangkan gelar dalam kompetisi profesional.

Prestasi terbaik yang pernah mereka catat adalah menjadi runner-up untuk League 1 pada 2017. Selain itu, Bali juga memenangkan runner-up Piala Presiden 2018 setelah kalah dari Persija Jakarta di final.

Liga Champions 2019 tentu akan sangat menggembirakan bagi masyarakat Bali pada umumnya. Alasannya, sejak era persatuan tidak pernah ada klub sepak bola dari Pulau Dewata yang menjadi juara di liga domestik. Judul tahun ini akan menjadi kisah yang tidak akan dilupakan oleh orang Bali, terutama para pendukung setia Bali United.

BACA JUGA: PREDIKSI PARLAY MALAM INI

Posting adalah satu langkah lagi untuk Bali United untuk memenangkan gelar pertama yang muncul di Antibola.com.